Kamis, 20 Juni 2013

Lonely

          Akhir-akhir ini rasanya ada yang hilang dari dalam diri ini. Entah angin apa yang membawa kekosongan dalam hati ini. Hampa, kosong, dan seakan ada yang hilang. Selama ini rasanya sudah jarang sekali perasaan ini datang dan menghampiri, tapi belakangan ini perasaan itu entah mengapa kembali datang. Seingatku terakhir kali aku merasakan nya saat aku kehilangan teman baik ku *****. Yah, perasaan yang muncul saat ini sama persis seperti yang aku rasakan dahulu.
        Hampa, kosong, Sedih, dan kesepian melengkapi malam dingin ku ini. Aku bertanya pada diri ku.. Apa yang terjadi dengan semua ini ?? Ah mungkin ini hanya perasaan ku saja. hanya jawaban itu yang ku dapat. Aku seakan tak bisa membendung kesedihan ini, malam berganti malam, Siang berganti siang. Namun perasaan yang tak menentu itu tetap mengikat di diri ini.
        Aku mencoba untuk tidak berlebihan dalam menyikapi masalah ini. dan mencoba untuk tetap bersikap wajar. Jujur saja aku rindu pada salah satu teman dekat ku. belakangan ini aku seakan merasa tidak puas hati dengan nya. ada saja yang membuat aku tak menyukai sifat nya. kalau saja di ingat ingat, saat dia susah, mungkin aku lah orang pertama yang akan senantiasa menghiburnya.
       Tiap kali ia memiliki masalah, aku selalu muncul kepermukaan, mencoba untuk mendekatinya dan bertanya apa gerangan yang dirasakannya. Namun sekarang.. aku merasakan ia telah melupakan aku. Mungkin selama ini aku yang terlalu berlebihan care terhadapnya. Dia saja bersikap biasa biasa saja, bahkan mungkin tak memikirkan aku temannya.
    Perasaan ini muncul ketika aku melihat dia sedang hangout bersama salah seorang temannya. Saat aku melihatnya tertawa bahagia seakan tak mempunyai beban, dia melupakan aku yang saat itu sedang dalam masalah, dan dia tak menyadarinya. aku mulai sadar yang selama ini aku hanyalah teman dikala dia memiliki masalah. saat dia membutuhkan bahu, saat dia terperosok didalam gelapnya dunia. Aku melihat betapa bahagianya dia malam itu.
      Aku mencoba untuk melupakan malam itu, tetapi aku tak bisa, selalu saja muncul kalimat kalimat perusak semangat didalam hati...
" Ouh jadi dia seperti ini, saat susah datang pada ku, saat senang lantas melupakan aku "
Kalimat itu terus menerus menghantui ku. hingga saat ini, detik ini , aku masih saja memikirkan kalimat kalimat itu.
      Aku tak ingin menuntut banyak, hanya saja aku ingin dia merasakan hal yang sama seperti yang aku rasakan, Bagaimana rasanya saat kau membutuhkan bahu untuk bertumpu, membutuhkan telinga untuk mendengar. saat kau butuh seseorang untuk menghibur mu. Malam dingin ini seakan melengkapi kesunyiaanku .

Hanya itu. tapi ya sudahlah. itu hak nya. Aku hanya bisa berharap kelak dia akan sadar jika aku disini, sahabatnya yang telah dia lupakan demi kebahagiaan yang mungkin akan bertahan sementara. Nikmati saja lah teman  ^_^

Rabu, 19 Juni 2013

Maaf kan aku T___T



Aku tidak sengaja merasakannya. Aku tidak sengaja mencuri-curi pandang ketika aku bersama kamu. Dan ketika kamu melihat ke arahku, aku tidak sengaja membuang pandanganku sejauh-jauhnya, lebih jauh dari rekor lempar lembing yang pernah tercipta, hanya untuk tetap menjaga kamu tidak tahu aku sedang memandangmu, karna aku tidak mau kamu mengetahuinya.

Aku tidak sengaja merasa senang berada dalam satu momen bersamamu. Aku tidak sengaja mengharapkan kamu ada ketika kamu dan aku tidak dalam ruang dan waktu yang sama. Celingukanku membuktikannya.
Aku tidak sengaja berharap semua barang yang kupinjamkan padamu tidak kamu kembalikan sekaligus. Aku tidak sengaja berharap kamu meminjam satu barang lagi dariku setiap kamu mengembalikan barang lainnya. Semuanya tidak sengaja beralasan agar kita tetap bertemu.

Aku tidak sengaja mengaktifkan phenylethylamine dari sistem limbik otakku saat dekat kamu. Dan itu memicu euphoria. Aku tidak sengaja sangat suka suara tawamu terhadap leluconku. Ketika kamu aku goda, aku tidak sengaja nyaman menerima cubitan manja kamu yang mendarat di perutku. Aku tidak sengaja panik jika kehabisan bahasan obrolan ketika aku berbincang dengan kamu.
Setiap saat aku ingin bersama mu, aku tak ingin berpisah dari mu,  Rasanya dimensi waktu lari terbirit-birit jika aku sedang bersama kamu, seolah kebersamaan aku dan kamu begitu menakutkan bagi waktu.

Aku tidak sengaja menawarkan switer ku ketika kamu kedinginan. Ah, aku tidak sengaja terus membayangkan wangi parfummu yang tertinggal di switer ku. Terus menerus, hingga pagi menjelang, handphone-ku adalah yang pertama ku-check. Aku tidak sengaja kecewa jika ada SMS namun bukan kamu pengirimnya. Aku tidak sengaja khawatir jika tidak tahu kabarmu.

Demi Tuhan, aku tidak sengaja uring-uringan ketika kamu tidak ada di tempat biasanya ketika aku cari. Aku tidak sengaja mencari tahu banyak hal tentangmu.
Aku tidak sengaja jatuh cinta kepadamu. Aku tidak sengaja benci membayangkan ini semua hanya pesan yang gagal aku decode dengan baik. Pesan yang kamu kirimkan begitu rumit, atau alat pen-decode-ku yang kalut tertutupi canggung, takut, rindu, cemas, harap, dan kawan-kawannya?
Aku tidak sengaja menjadikanmu “karena” dalam setiap “mengapa” yang bermuara di benakku.
Maaf, aku tidak sengaja…
Aku tidak sengaja menjadikanmu sebagai penyemangatku, setidaknya kau lah impianku,
dan aku tak ingin kau mengetahui akan hal yang ku rasakan saat ini, ku mohon, maaf kan aku.

Kamu tidak harus sengaja untuk jatuh cinta.

Senin, 10 Juni 2013

ENTAHLAH...


Sosokmu pun misteri untukku

Banyak makna yang tak terbaca

Banyak kata yang tak terucap

Aku hanya mampu merasakan

Hangatnya cinta dalam dekapan

Sejuta angan melambung ke awang

Tatkala bibirmu ucapkan sayang

Berjuta puisi sekalipun takkan mampu mewakilkan

Berjuta wajahpun takkan mampu menggantikan

Dirimu teramat anggun untuk dilukiskan

Teramat indah tuk di khayalkan

Dirimu berjuta arti untukku

Dirimu anugerah terindah bagiku

Entahlah... Habis sudah kata ku ungkapkan

Entahlah... Habis sudah asa ku lambungkan

aku bukan penyair yang memiliki segudang kalimat indah

aku juga bukan sang motivator yang setiap saat memberikan semangat..

aku mencoba menjadi pengagum, yah pengagum dirimu...

disekitar ku, ada banyak kebisingan yang bersaing untuk didengar,

aku tak merespon namun ku mencoba diam, dan perlahan mencari satu arah

dimana suara lembut menguntai kalimat indah, mengucap rindu dilubuk hati..

kau lah bidadari ku.. ♥