Bismillah..
Ya, allah, Aku berlindung kepada-Mu daripada kegundahan dan kesedihan, daripada kelemahan dan kemalasan, daripada sifat pengecut dan bakhil, daripada kesempitan hutang dan penindasan orang....
Ada segumpal daging diraga kita, yang apabila baik daging tersebut, maka baiklah seluruh raga kita. daging itu adalah "Hati"
Hati.. sebuah kata yang mewakili berjuta makna, sebuah kata yang mampu mendriskripsikan suasana dan prilaku seseorang.
Allah memberikan Hati kepada kita manusia, agar kita dapat merasakan betapa indahnya menjadi manusia. dengan adanya Hati (Perasaan) kita mampu menghargai orang lain, kita mampu merasakan indahnya bahkan kelamnya hari hari yang kita lalui.
tetapi, dibalik rasa semua itu, hati (Perasaan), seringkali merasa tersakiti, oleh hal hal yang mungkin tak bisa disangka sangka.
Seperti judul dari entri kali ini, " Less you care, the less you get hurt". yang maknanya semakin kita tidak perduli, maka kita juga akan sangat kecil merasakan sakit hati".
Adakalanya, kita merasakan sesuatu yang berbeda, sesuatu yang membuat kita merasa lebih hidup. Yaitu kasih sayang...
Kasih sayang yang kita miliki tak hanya kita berikan pada kekasih atau orang yang yang kita cintai saja. bisa saja perasaan sayang itu kita luahkan kepada Keluarga kita, yaaa pada ayah ibu kita, adik dan kakak kita, bahkan pada orang terdekat seperti sahabat .
Kita tidak meminta rasa tersebut, tetapi perasaan yang kita miliki terhadap seseorang merupakan bentuk keakrapan yang sudah sangat melekat, sehingga muncullah rasa sayang tersebut. tetapi sering kali, dikarnakan kita terlalu perduli terhadap seseorang, menjadikan diri kita sendiri yang merasakan sakit. Kita perhatian kepadanya, tetapi ia tak menghiraukannya, kita menasehatinyaa. tetapi ia acuh, terakhir kita sendiri yang akan merasakan sakit hati.
Tak bisa dipungkiri lagi, rasa sakit hati itu sangat menyiksa , perasaan menusuk hati, nyesek dan sperti tak diharapkan. tetapi tak semua orang yang menghargai dan mengetahui jikal kita sedang merasakan sakit tersebut. Yang ada hanya perasaan terpuruk.
Kembali lagi ke judul entri. dan mungkiin bisa menjadi pelajaran bagi kita. mulai saat ini, kurangilah rasa sayang kita terhadap seseorang, bukan berrati kita terus tak perduli lagi kepadanya. hanya saja. kurangi tingkat perhatian kita kepadanya. InsyaAllah kita akan mulai merasakan, betapa indahnya hidup tanpa sakit hati.
Memang sulit untuk melakukannya, dikarnakan kita sudah terbiasa mencurahkan isi perasaan kita kepada orang tersebut, tetapi itulah cara yang terbaik untuk menghindari sakit hati tersebut.
Dan saat ini aku mulai perlahan untuk tidak terlalu sayang dan perhatian kepada Sahabatku, perlahan lahan. karna sakit sekali saat mengetahui perhatian kita tak dihargai. tapi bukan berarti aku tidak sayang padanya. aku sangat sayang. tapi inilah yang terbaik untuk ku dan hati ku
Selasa, 22 April 2014
Rabu, 16 April 2014
Aku Rapuh, dan terbuang
Assalamau’alaikum warahmatullah…
Ya Allah..
Jikalau tiada jarak yang memisahkan diantara kau dan aku,
ingin rasanya aku bertemu, bertatap muka dan mengadu seluruh keluh kesah ku.
Hanya Kau yang Maha Mengetahui hati ini…
Aku tidak tahu…
Adakah aku ditipu oleh dunia fana ini…
Biarpun sebanyak mana hatiku menukil madah,
Tidak akan sesekali habis kalimahMu..
Tetap penuh biarpun ditambah gandaan segenap alam…
Aku keliru memilih panduan hidupku sendiri…
Tlah berulang kali aku mencoba berlari, meninggalkan setan yang telah lama menjadi raja di raga ini.
Kenapa sejak akhir-akhir ini aku menjadi semakin buntu…fikiranku bercelaru…aku rasa kehilangan identitas diriku sendiri…
Tak bisa lagi ku mengenali, siapa yang telah merubah ku kini.
Ya Allah aku semakin tewas dengan dunia ini…
terhanyut dalam buaian kenikmatan yang dihidangkan oleh pelayan pelayan neraka mu.
Aku larut dalam mimpi yang mengangkatku tinggi seakan hendak terbang menembus awan.
Aku tidak dapat membedakan yang manakah yang fardhu dan manakh yang harus
Ya Allah manusia tidak mampu memahami diriku…
Hanya Engkau sahaja…
sebab engkau lah yang telah meniupkan ruh kedalam raga ku. memberikan izin untuk ku bernafas.
Ya Allah, aku pasrah…tetapi aku tidak mau tewas pada kelemahanku diriku sendiri…aku memerlukan ilham daripadaMu…
Hatiku membutuhkan sesuatu ya Allah…
Diriku membutuhkan sentuhan mu, Pelukan mu, dan kasih sayang mu.
aku memerlukan ketenangan yang tidak bisa aku peroleh melainkan hanya dengan bersendirian denganMu..
biar apapun yang berlaku, aku masih memerlukan diriMu…
Aku hanyalah hamba mu, laksana musafir yang terombang ambing dilautan pasir.
berharap turun nya hujan membasahi diri. menghanyutkan dahaga yang menyiksa tenggorokkan.
aku sangat memerlukan Engkau ya Allah, lebih daripada sebagai hamba…
sebagai kekasih ya Allah…
aku tidak mampu mengarunginya seorang diri ya Allah…
aku sadar kelemahan, kekhilafan dan kesalahan yang telah kulakukan selama ini..
semua itu membuatku semakin kecil dan kecil dihadapan mu..
Namun apa daya ku, Aku lemah dan tak mampu bertahan.
Yaa Rabbi...
kenapa aku gagal menjauhinya ya Allah..
Biarpun sejuta manusia menawarkan diri untuk menolongku atau seumur hidup aku mengadu pada manusia, tidak ada yang dapat membantuku sehebat kuasaMu..
Aku tidak mengerti akan diriku…
Tenggelam punca dalam kesibukan dunia..
Ah, dunia yang fana ini lagi !!
Sukar diriku lari daripada kenyataan..
Ya Allah aku sudah tenggelam punca..
Aku kehilangan arah tuju..
Namun aku akan tetap berusaha mencari cahaya itu..
Cahaya yang Engkau janjikan buat hamba-hambaMu yang beriman…
Namun kudambakan lebih dari itu…
Aku mau menjadi seseorang yang bertaqwa di sisiMu…
Meskipun aku tahu hakekat kehambaan ini…
Aku tidak akan berputus asa untuk mendapatkan cintaMu..
Karena aku tahu sesungguhnya Engkau Maha Penyayang..
Dan setiap ibadahku pasti bermula dengan kalimahMu..
Wahai Rabb yang Maha Pemurah lagi Maha Pengasih…
Aku dahagakan cintaMu ya Allah…
Aku sanggup merengkuh segalanya demi Engkau Tuhan yang Maha Esa…
Engkau bukan permata…
Bukan juga mutiara…
Tetapi Engkaulah yang maha pemilik segala…
Sang pemilik cahaya didalam kegelapan.
Sang penuntun jalan didalam kegundahan.
Engkaulah yang memegang hati-hati ini…
Hati ini menangis kala malam berlabuh…
Hati yang meronta karena terlalu merinduimu…
Hati yang tidak sanggup berjauhan denganMu walau sedetik…, jiwa sekental Bilal bin Rabbah…
Hati ini serasa keseorangan apabila keramaian…
Hati ini baru mengerti maksud Mahabbah kepadaMu…
Hati mahu tiap denyut nadinya hanyalah untukMu…
Setiap titis darah yang mengalir dalam pembuluh, setia menyebut namaMu….
Berusaha untuk tidak mengingkari nikmatMu…
Ya Allah aku mengharapkan cinta semulia Nabi Muhammad, kasih yang tidak berbelah bagi al-khalil Ibrahim, sifat pengasihani Siti Khadijah, rindu sesetia Rabiatul Adawiyah,
Sabar secekal Fatimah, yakin sesuci Asiah, iman seteguh Sumayyah,
Jiwa sekental Bilal bin Rabbah..
Aku benar-benar telah jatuh cinta…
Aku cintakanMu ya Allah..
Jangan Engkaun padamkan api kecintaanku terhadapMu ya Allah…
Malah ku pohon agar Engkau semarakkannya dengan kasihMu dan nurMu…
Aku memerlukanMu dalam tiap detik hidupku…
Aku senantiasa berkehendak kepada cintaMu, rahmatMu dan petunjukMu…
Insyaallah…
Bimbinglah daku selalu ya Allah :(
Senin, 17 Maret 2014
Semester 6 Bermula
Bismillahirrahmannirrahim..
Sebulan telah berlalu, segala aktifitas yang menyenangkan mulai ku tinggalkan ( Makan, tidur, nonton ). Perlahan namun pasti, jarum jam terus berputar seakan tak pernah bosan untuk selalu menyambut hari baru.
17 Maret 2014, Kupersiapkan diri untuk mendatangi gubuk tinggi tempat ku menimba ilmu. Namun sayang dikarnakan sifat manusia yang merasa selalu kurang puas dengan apa yg dimilikinya, hari itu Dosen yang katanya bernama Indri, tak dapat menghadiri pertemuan perdana kami disemester 6 ini. Dengan alasan masih berada di tanah orang minang, sedang menjalani S2 nya. Alhasil, semangat 48 yang dari rumah sudah menggebu dan membara (hahaha modus) perlahan redup, namun tetap menyala, karna terhibur oleh teman teman yang sudah sangat lama tak terlhat wujudnya.
Canda tawa kembali terukir diwajah ini, saat kami mulai melepas rindu satu sama lain. Dan alhamdulillah pada semester 6 ini, aku dapat Ip yang lumayan bagus, yaitu 3,65. Angka yang lumayan bagus untuk orang seperti aku, untuk orang yang hanya mengandalkan 1 buah binder selama 5 semester hahaha.
Yaaah, bermodal laptop milik sahabatku, akhirnya bisa juga memainkan lika liku kemolekan keybord latptop produk korea ini.
Alhamdulillaaaaaaaah hahahaha.
Semoga saja di semester 6 ini, aku bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi, lebih rajin lagi dalam belajar ( Aaaaaaamiiiiiin hahaha )
okeeee, sekian. ^_^ Assalamualaikum
Minggu, 09 Maret 2014
Spending my holiday
Assalamualaikum..
Curahan pertama di Bulan Maret ...
Tak terasa sudah hampir 3 minggu berada di Batam, Kota kecil dengan suasana yang nyaman . Penduduknya kebanyakan, bahkan hampir semua berasal dari kota lain. Kota batam. tempat dimana saat ini aku berada, menghabiskan masa liburan kuliah selepas uas kemarin. Disini aku tinggal bersama abg ku yang kebetulan sudah lama menetap dibatam. Ia bersama istrinya termasuk orang yang berada, dibatam ini, mereka serba berkecukupan, dan aku merasa senang tinggal dirumahnya .
Tinggal dilingkungan komplek perumahan Buana View Asri, Oya lupa... batam ini daerahnya bukit bukit, tak sama rata daerah disini, berbeda sekali dengan medan. Contohnya saja komplek perumahan abg ku, rumahnya tinggi dari jalan raya, karna memang berada diatas daerah yang tinggi. Yaah tetapi sangat bagus. Di kota ini, pemerintahnya sangat perduli dengan lingkungan. dimana mata memandang, pasti ada pohon yang hidup segar tanpa ada tangan tangan jahil yang mengganggu, berbeda jauh dengan medan tempat tinggal ku.
Masyarakat yang tinggal di batam ini, bisa di bilang sangat rukun, perduli lingkungan, dan yaah para pekerja semua, jadi mungkin ni yaaa, mungkin mereka tidak punya waktu untuk terlalu sibuk dengan urusan orang lain. terbukti, tidak ada disini orang orang yang berkumpul saling cela atau apa. hahaha ya iyalah, namanya komplek, sunyiii, orang malas keluar.
Abg ku bekerja sebagai Manager di salah satu tempat hiburan di batam, yaitu timezone, yaaah seperti yang di ketahui, time zone itu isinya mesin game semua, hahaha awal awalnya sih aku paling suka main ditempat kerja abg ku ini, karna kalau main ga pelu bayar, tinggal minta koin eh langsung dikasih. tpi lama lama bosan jugaa.
Dan istinya kebetulan juga bekerja di timezone sebagai kepala kasir, tetapi lain tempat dengan abg ku, jadi mereka berdua kerja, dan aku tinggal dirumah sendirian Yeeeeeeeeeeeeeee bosan -_- .
Aku dipenjemkan motor satu, kalau pengen jalan jalan, yah tp mau kemana juga, aku ga hobi keluar keluar, lebih baik keluar bareng abg atau kakak ku disini, karna otomatis ga pelu keluar uang hhaha licik.
Alhamdulillah, disini aku punya sodara angkat, namanya Hendra Prihandono, dia sudah hampir 3 tahun tinggal dibatam, aku kenal dia saat dulu duduk sebangku saat sekolah di smk perkapalan hang tuah di medan, sejak saat itu kami berdua dekat, bahkan sangat dekat hingga seperti sodara kandung. Yaah dulu dia pernah bilang, main main lah ke batam ian, nanti disini aku ajak jalan jalan. Ya aku karna dulu masih kerja sebagai operator warnet, kan ga bisa kemana mana karna setiap hari kerja, hanya bisa bilang ia nda nanti kalau ada waktu aku kesana, hahaa aku manggil dia kalau lg bagus " nda, kalau lg kesel " leng, dan kalau lg marah "keleng.
Kemarin aja pas aku pertama sekali sampai dibatam, sengaja gak mau bilang sama dia, pengen kasih surprise gitu . eh bener. Pas sudah sampai aku telpon dia, tpi gak diangkat karna dia masih tidur. Aku keluar dari Airport pukul 12. 00 dan dia baru sms kembali pukul 14.00. dan aku telpon dia.
" Apa apa ian, tadi aku tidur "
" Oh, ga papa. kau dimana ini ? "
"Masih dirumah , kenapa ? "
Rumah mu dimana ? "
" Di Tanjung Piayu " Kenapa ? (haha dia mulai curiga)
" Masih Ingat rumah abg ku ? nanti malam kerumahnya yaa, aku disini.
" AH Beneran ?? ( dia kaget )
" Iya lo nda. haha "
waaah gak kebayang pokonya dia kaget saat tau aku sudah ada dibatam. dan bener, setelah dia pulang kerja pukul 23.00 dia dtng kerumah abg ku, sekitar pukul 23.35. dan summmpaah aku bahagia sekali saat ketemu dia, karna sudah 2 tahun gak jumpa, begitu juga dia. senang sekali meliha dia sehat, badan nya juga berisi.
kami ngobrol sampai pukul 3 pagi, karna aku sudah ngantuk, jadi aku permisi untuk tidur, tetapi dia marah, karna kata dia, dah lama ga ketemu masak sekali sekali jumpa langsung ngantuk, hahaha, yaah tpi itulah karna aku memang sudah tak tahan lagi, aku minta maaf sama dia. dan besok berjanji untuk ketemu lagi.
dan ternyata apa yang di bilangnya dahulu, ditepatinya, disini dia selalu mengajak aku keluar untuk jalan jalan melihat lihat kota batam, waaah sukur sekali ada dia disini, aku jadi tidak kesepian.
dan ini sudah tanggal 9 Maret dan insyaAllah tanggal 15 Maret aku akan pulang keMedan.
Sudah rindu sekali dengan Mamak , adik adik dan teman teman disana, walaupun masih betah disini.
Yaah itulah sedikit cerita tentang liburan ku, hahaha Babaaiiiiii
Curahan pertama di Bulan Maret ...
Tak terasa sudah hampir 3 minggu berada di Batam, Kota kecil dengan suasana yang nyaman . Penduduknya kebanyakan, bahkan hampir semua berasal dari kota lain. Kota batam. tempat dimana saat ini aku berada, menghabiskan masa liburan kuliah selepas uas kemarin. Disini aku tinggal bersama abg ku yang kebetulan sudah lama menetap dibatam. Ia bersama istrinya termasuk orang yang berada, dibatam ini, mereka serba berkecukupan, dan aku merasa senang tinggal dirumahnya .
Tinggal dilingkungan komplek perumahan Buana View Asri, Oya lupa... batam ini daerahnya bukit bukit, tak sama rata daerah disini, berbeda sekali dengan medan. Contohnya saja komplek perumahan abg ku, rumahnya tinggi dari jalan raya, karna memang berada diatas daerah yang tinggi. Yaah tetapi sangat bagus. Di kota ini, pemerintahnya sangat perduli dengan lingkungan. dimana mata memandang, pasti ada pohon yang hidup segar tanpa ada tangan tangan jahil yang mengganggu, berbeda jauh dengan medan tempat tinggal ku.
Masyarakat yang tinggal di batam ini, bisa di bilang sangat rukun, perduli lingkungan, dan yaah para pekerja semua, jadi mungkin ni yaaa, mungkin mereka tidak punya waktu untuk terlalu sibuk dengan urusan orang lain. terbukti, tidak ada disini orang orang yang berkumpul saling cela atau apa. hahaha ya iyalah, namanya komplek, sunyiii, orang malas keluar.
Abg ku bekerja sebagai Manager di salah satu tempat hiburan di batam, yaitu timezone, yaaah seperti yang di ketahui, time zone itu isinya mesin game semua, hahaha awal awalnya sih aku paling suka main ditempat kerja abg ku ini, karna kalau main ga pelu bayar, tinggal minta koin eh langsung dikasih. tpi lama lama bosan jugaa.
Dan istinya kebetulan juga bekerja di timezone sebagai kepala kasir, tetapi lain tempat dengan abg ku, jadi mereka berdua kerja, dan aku tinggal dirumah sendirian Yeeeeeeeeeeeeeee bosan -_- .
Aku dipenjemkan motor satu, kalau pengen jalan jalan, yah tp mau kemana juga, aku ga hobi keluar keluar, lebih baik keluar bareng abg atau kakak ku disini, karna otomatis ga pelu keluar uang hhaha licik.
Alhamdulillah, disini aku punya sodara angkat, namanya Hendra Prihandono, dia sudah hampir 3 tahun tinggal dibatam, aku kenal dia saat dulu duduk sebangku saat sekolah di smk perkapalan hang tuah di medan, sejak saat itu kami berdua dekat, bahkan sangat dekat hingga seperti sodara kandung. Yaah dulu dia pernah bilang, main main lah ke batam ian, nanti disini aku ajak jalan jalan. Ya aku karna dulu masih kerja sebagai operator warnet, kan ga bisa kemana mana karna setiap hari kerja, hanya bisa bilang ia nda nanti kalau ada waktu aku kesana, hahaa aku manggil dia kalau lg bagus " nda, kalau lg kesel " leng, dan kalau lg marah "keleng.
Kemarin aja pas aku pertama sekali sampai dibatam, sengaja gak mau bilang sama dia, pengen kasih surprise gitu . eh bener. Pas sudah sampai aku telpon dia, tpi gak diangkat karna dia masih tidur. Aku keluar dari Airport pukul 12. 00 dan dia baru sms kembali pukul 14.00. dan aku telpon dia.
" Apa apa ian, tadi aku tidur "
" Oh, ga papa. kau dimana ini ? "
"Masih dirumah , kenapa ? "
Rumah mu dimana ? "
" Di Tanjung Piayu " Kenapa ? (haha dia mulai curiga)
" Masih Ingat rumah abg ku ? nanti malam kerumahnya yaa, aku disini.
" AH Beneran ?? ( dia kaget )
" Iya lo nda. haha "
waaah gak kebayang pokonya dia kaget saat tau aku sudah ada dibatam. dan bener, setelah dia pulang kerja pukul 23.00 dia dtng kerumah abg ku, sekitar pukul 23.35. dan summmpaah aku bahagia sekali saat ketemu dia, karna sudah 2 tahun gak jumpa, begitu juga dia. senang sekali meliha dia sehat, badan nya juga berisi.
kami ngobrol sampai pukul 3 pagi, karna aku sudah ngantuk, jadi aku permisi untuk tidur, tetapi dia marah, karna kata dia, dah lama ga ketemu masak sekali sekali jumpa langsung ngantuk, hahaha, yaah tpi itulah karna aku memang sudah tak tahan lagi, aku minta maaf sama dia. dan besok berjanji untuk ketemu lagi.
dan ternyata apa yang di bilangnya dahulu, ditepatinya, disini dia selalu mengajak aku keluar untuk jalan jalan melihat lihat kota batam, waaah sukur sekali ada dia disini, aku jadi tidak kesepian.
dan ini sudah tanggal 9 Maret dan insyaAllah tanggal 15 Maret aku akan pulang keMedan.
Sudah rindu sekali dengan Mamak , adik adik dan teman teman disana, walaupun masih betah disini.
Yaah itulah sedikit cerita tentang liburan ku, hahaha Babaaiiiiii
Senin, 10 Februari 2014
Dosen Ngareeet
Sudah hampir 1 setengah jam duduk manis menuggu, berteman sebuah laptop dengan daya batrai yang hampir setengahnya terpakai. Tunggu punya tunggu, Dering hape tak juga berbunyi, menunggu kabar dari seorang yang paling dinanti, seorang yang telah membuat janji, mengambil satu hari jatah libur dalam seminggu.
Kebosanan mulai datang, saat web Id sudah 2 kali meminta untuk register ulang. Kedua bola mata masih saling curi pandang menatap layar hape yang masih juga sunyi membisu.
Aaaaaah, kurang ajar, bisik setan dari barat , mencoba untuk menghasut, agar lidah melontarkan kalimat kutukan, untuk orang yang paling dinanti tadi...
Ibarat couple yang sedang menjalin kasih, aku dan rekan rekan berusaha untuk hadir tepat waktu hari ini, sebab janji dengan seorang yang dinanti tadi, sangat lah penting.
Pantat mulai jenuh, menumpu beban raga yang hampir 70 Kilo, ditambah kapasitas laptop prodak korea yang cukup membuat paha kebas karna terlalu lama memangkunya. Alhasil, jari ini mengambil alih untuk memberanikan diri membelai mesra layar hape, untuk sekedar membuat panggilan telpon pada orang yang dinanti tadi.
Jempol sudah sibuk membelai layar hape dengan penuh kasih sayang, intuisi mulai aktif, merangkai kata untuk mmbantu lidah menanyakan kabar orang yang dinanti tadi.
Kriiiing kriiiiiing,, eh salaaah, tuuuuut tuuuuut, terdengar oleh daun telinga kanan pertanda nomor orang yang dinanti tadi aktif. dan tak berap lama, panggilan mulai terhubung.
"Haloo Pak "
Iya, haloooo"
"Pak, kita masuk jam brapa ini ?"
Hahaha sepuluh empat lima di, " ( dengan nada tanpa dosa )
"10,45 pak ? " kami sudah menunggu sejak setengah sembilan pak "
Haha, Bapak kena macet di "
Oke lah pak, jadi kita praktek aja ni ? "
Iya di, bentar lagi bapak sampai"
Iya pak" Hati2 ya "( Modus alibi menutupi kemarahan ")
Sekilas diatas obrolan pada orang yang dinanti tadi, Bayangkan saja, dosen ngaret seenak jidat sampe 2 jam begitu kita mahasiswa masih harus bersikap manis :'( nyaris sekali nasib kami hahahah
Yaaah, sabar sabar aja... merintis masa depan yang lebih baik.
Kamis, 06 Februari 2014
Bila Sang Surya Tak Lagi Bersinar
Bissmillah....
Ketika mentari padam sinarnya..
Dan rembulanpun hilang cahaya
Segala nafas akan segera di hentikan
Tiada lagi kata yang terucap..
Hanya ketakutan , yang menghiasi jiwa
Rasa kesombongan yang pernah ada
Redup oleh kenyataan di depan mata
Hanya tinggal berharap...
Tuhan masih memberi maaf..
Agar diri tak jatuh kedalam siksaan
Tetapi segalanya telah terlambat..
Karena nafas telah terputus..
Terputus pula pintu maaf ,
Seperti yang telah di kabarkan
Ayat ayat para utusan
Tak pernahkah engkau mendengar ?
Bahwa dunia hanyalah tempat mencari bekal ,
Untuk kehidupan yang abadi sesudahnya
Ataukah memang kau telah terbutakan..?
Keindahan dunia yang sangat memabukkan
Sehingga lupa diri , lupa tujuan...?
Sungguh sungguh sangat menyedihkan
Berakhir dalam siksaan yang kekal
Sebelum nafas terakhir di tenggorokan..
Mulailah berbenah diri ,
mencari bekal tujuan...
Agar... bila sampai , saat yang terjanjikan...
Mampu tersenyum menyambut keabadian .
Minggu, 12 Januari 2014
Izinkan Aku melihat senyum mu Tuhan
Bissmillahirahmanirahimm...
Saat alarm berbunyi
Aku terbangun dari mimpi
Melihat dunia di usia 21 Tahun yang kini ku jalani
Sejenak ku hela napas tuk rasakan aromanya
Aroma segar walau tanpa mentari pancarkan sinarnya
Berhias burung nyanyikan lagu bahagia
Tanpa terasa t’lah ku jalani hidup 21 tahun lamanya
Hidup yang telah ku habis kan dengan penuh kenikmatan dari Sang Pemilik Alam Raya
Hidup yang hanya ku jalani dengan dosa
Tanpa setetes amal pun menghapusnya...
Pernah aku bertanya dalam benak ku
Apakah diri ini, pernah menjadi lentera yang menerangi kegelapan ?
Apakah tangan ini, pernah menjadi penyanggah kesulitan ?
dan apakah, Diri ini pernah memberikan hangatnys sang fajar bagi sesama ?
Tak banyak perubahan yang ku alami diusiaku ini,
Aku masih lah seperti dulu,
Manusia yang penuh kekurangan, diambang kesombongan....
yang mudah goyah akan rayuuuan.
Sempat aku bertanya kepadaNya, walau aku tak layak melakukannya :'(
Jika 21 tahun berlalu hanya berhiaskan dosa, Apakah kedua kaki ini layak berdiri di bumi mu Tuhan ?
Jika 21 tahun berlalu hanya berhiasan kebodohan, Apakah aku masih layak menikmati segala rahmatmu?
Hati meronta inginkan perubahan, namun sikap menahan dengan tegas.
Jiwa bersihkeras ingin lepas dari sifat menunda, tetapi raga terikat kuat pada tiang kemalasan.
Fikiran berusaha untuk terus mengingatNya, namun lidah kelu untuk selalu bertasbih padaNya.
Kembali jiwa ini seolah mengajukan pertanyaan...
Apakah aku akan bertahan dengan semua ini ?
di usia yang telah menginjak 21 tahun ini,
Apakah engkau ingin selalu tunduk akan rasa nikmat yang dibawa oleh angan angan ?
dengan semua kenikmatan yang mudah untuk dilupakan.
Bukankah diri ini merindukan senyuman Tuhan ?
Bukankah jiwa ini menginginkan kasih sayang Tuhan ?
lantas kenapa keduanya sulit untuk bersatu ?
mengokohkan pendirian untuk terus istiqomah berdiri tegak diatas sajadah yang mengarah kiblat ?
lantas kenapa lidah terasa berat untuk selalu bertasbih padaNya?
Gejolak diri seakan seperti pendemo yang menginginkan runtuhnya kepemimpinan lama..
Gelombang hasutan terus mengalir dalam setiap tetes darah, untuk terus mengingatNya.
Namun urat dan sendi masih menjadi penghalang untuk mencapai akses yang diinginkan...
diusia 21 tahun ini.. tindakan apa yang akan KAU lakukan, Wahai Pemimpin raga yang terikat.
di usia 21 tahun ini, apakah KAU akan selalu bersikap santai dengan semua rasa nikmat akan angan angan itu ?
Apakah kau tak ingin melepaskan tambang yang sudah lama menjerat diri mu ?
memberikan luka yang sulit untuk sembuh.
Ya allah ya Tuhan ku...
Tidak ada satu pun nikmat mu yang aku dustakan, namun izinkan aku untuk dapat menguasai diri ini,
Menjadi pemimpin untuk setiap anggota badan ini.
agar dapat ku arahkan haluan layar kokoh kejalan mu..terus terbentang hingga aku kelak menghadapmu..
Ya allah ya Tuhan ku..
Aku menginginkan kasih sayang yang pernah kau berikan pada setiap wali wali mu..
Aku menginginkan setiap rahmat yang pernah kau berikan kepada kekasih mu
aku juga menginginkan tempat khusus disamping mu..
bantu aku untuk terus kuat mengarahkan kepala ini sujud kehadapan mu Tuhaan..
bantu aku menguasai lidah ini, agar tak lelah bertasbih pada mu..
Ya allah ya Tuhan ku..
Izinkan aku untuk merasa lebih dekat dengan mu. Karna disetiap doa ku... penyesalan ini tiada akhir...
Saat alarm berbunyi
Aku terbangun dari mimpi
Melihat dunia di usia 21 Tahun yang kini ku jalani
Sejenak ku hela napas tuk rasakan aromanya
Aroma segar walau tanpa mentari pancarkan sinarnya
Berhias burung nyanyikan lagu bahagia
Tanpa terasa t’lah ku jalani hidup 21 tahun lamanya
Hidup yang telah ku habis kan dengan penuh kenikmatan dari Sang Pemilik Alam Raya
Hidup yang hanya ku jalani dengan dosa
Tanpa setetes amal pun menghapusnya...
Pernah aku bertanya dalam benak ku
Apakah diri ini, pernah menjadi lentera yang menerangi kegelapan ?
Apakah tangan ini, pernah menjadi penyanggah kesulitan ?
dan apakah, Diri ini pernah memberikan hangatnys sang fajar bagi sesama ?
Tak banyak perubahan yang ku alami diusiaku ini,
Aku masih lah seperti dulu,
Manusia yang penuh kekurangan, diambang kesombongan....
yang mudah goyah akan rayuuuan.
Sempat aku bertanya kepadaNya, walau aku tak layak melakukannya :'(
Jika 21 tahun berlalu hanya berhiaskan dosa, Apakah kedua kaki ini layak berdiri di bumi mu Tuhan ?
Jika 21 tahun berlalu hanya berhiasan kebodohan, Apakah aku masih layak menikmati segala rahmatmu?
Hati meronta inginkan perubahan, namun sikap menahan dengan tegas.
Jiwa bersihkeras ingin lepas dari sifat menunda, tetapi raga terikat kuat pada tiang kemalasan.
Fikiran berusaha untuk terus mengingatNya, namun lidah kelu untuk selalu bertasbih padaNya.
Kembali jiwa ini seolah mengajukan pertanyaan...
Apakah aku akan bertahan dengan semua ini ?
di usia yang telah menginjak 21 tahun ini,
Apakah engkau ingin selalu tunduk akan rasa nikmat yang dibawa oleh angan angan ?
dengan semua kenikmatan yang mudah untuk dilupakan.
Bukankah diri ini merindukan senyuman Tuhan ?
Bukankah jiwa ini menginginkan kasih sayang Tuhan ?
lantas kenapa keduanya sulit untuk bersatu ?
mengokohkan pendirian untuk terus istiqomah berdiri tegak diatas sajadah yang mengarah kiblat ?
lantas kenapa lidah terasa berat untuk selalu bertasbih padaNya?
Gejolak diri seakan seperti pendemo yang menginginkan runtuhnya kepemimpinan lama..
Gelombang hasutan terus mengalir dalam setiap tetes darah, untuk terus mengingatNya.
Namun urat dan sendi masih menjadi penghalang untuk mencapai akses yang diinginkan...
diusia 21 tahun ini.. tindakan apa yang akan KAU lakukan, Wahai Pemimpin raga yang terikat.
di usia 21 tahun ini, apakah KAU akan selalu bersikap santai dengan semua rasa nikmat akan angan angan itu ?
Apakah kau tak ingin melepaskan tambang yang sudah lama menjerat diri mu ?
memberikan luka yang sulit untuk sembuh.
Ya allah ya Tuhan ku...
Tidak ada satu pun nikmat mu yang aku dustakan, namun izinkan aku untuk dapat menguasai diri ini,
Menjadi pemimpin untuk setiap anggota badan ini.
agar dapat ku arahkan haluan layar kokoh kejalan mu..terus terbentang hingga aku kelak menghadapmu..
Ya allah ya Tuhan ku..
Aku menginginkan kasih sayang yang pernah kau berikan pada setiap wali wali mu..
Aku menginginkan setiap rahmat yang pernah kau berikan kepada kekasih mu
aku juga menginginkan tempat khusus disamping mu..
bantu aku untuk terus kuat mengarahkan kepala ini sujud kehadapan mu Tuhaan..
bantu aku menguasai lidah ini, agar tak lelah bertasbih pada mu..
Ya allah ya Tuhan ku..
Izinkan aku untuk merasa lebih dekat dengan mu. Karna disetiap doa ku... penyesalan ini tiada akhir...
Langganan:
Postingan (Atom)

.jpg)





