Sabtu, 01 Desember 2012

Kepercayaan ku akan Rencana Tuhan



     Ketika kita berbicara mengenai Hari kesialan, tentunya tiap tiap kita memilikinya, Bahkan tak jarang kita  mengeluh tiap kali kesialan itu menghampiri kita, namun, tahu kah kita? bahwa dibalik kesialan itu terdapat rencana allah yang begitu besar?
   Mungkin anda yang membaca bertanya, dimana indahnya? nah coba sekilas aku akan bawa anda ke sebuah cerita, ( Sedikit lupa sih ) cerita ini aku dapat dari fanspage di facebook, seperti ini ceritanya :
" Suatu hari seorang pemuda merasa kesal dan amat kesal, dimana pada hari itu, dia mengalami berbagai kejadian yang dianggapnya sial. Bangun telat, ban mobil bocor, Pulsa tiba tiba raib. lalu sang pemuda dengan tampang kesal pemuda itu berkaata pada Tuhan 
Pemuda = Wahai Tuhan semesta Alam, katanya kau maha mengerti, katanya kau maha mengabulkan, dan katanya kau maha penyayang, namun apa yang telah kau berikan pada ku hari ini, sungguh hari yang sangat sial disepanjang hidup ku, 

Lalu Tuhan menjawab nya "

Tuhan = Aku mengetahui apa yang tidak kau ketahui.
Pemuda = Apa maksud mu tuhan?
Tuhan= Aku sengaja membuat mu terlelap hingga kau bangun kesiangan, 
Pemuda = kenapa tuhan? tidak kah kau tahu bahwa hari ini aku ada pertemuan penting? perusahaan ku bergantung pada ku.

Tuhan menjawab dengan penuh kasih sayang

Tuhan = , Dengar lah, jika aku tidak membuat mu terlelap, dan seandainya kau bangun tepat jam 7 pagi, maka kau akan terpeleset ditangga rumah mu, dan kaki mu akan patah, karna pembantu mu tak sengaja menumpahkan minyak di tangga mu.

" Pemuda itu tampak tertunduk "
Pemuda = Lantas, kenapa ban mobil ku kau bocor kan Tuhan? kau kan tahu aku sedang buru buru mengejar waktu?
Tuhan = Aku juga sengaja membuat ban mobil mu bocor, agar waktu mu terhambat, karna tepat jam 07.50 terjadi kecelakaan hebat antara mobil dan container diseberang jalan rumahmu, dan seharusnya yang menjadi korban itu adalah kau. tpi karna aku masih menyayangi mu, aku menghambatnya dengan membocorkan ban mobilmu.
 " Pemuda itu semakin menunduk dan mulai berlinang air mata "

Pemuda = Tapi ya tuhan, kenapa Pulsa di HP ku tiba tida menghilang? padahal aku baru saja mengisinya.?
Tuhan = Aku menghilangkan pulsamu, sebab orang yang akan kau telpon itu, orang yang kau anggap sebagai rekan kerja mu itu, adalah penipu yang hendak menjatuhkan perusahaanmu, jika kau menelponya dan menyetujui kontrak kerja dengan nya, maka tamat lah karir mu ." Pemuda itu lalu bersujud hingga tak kuasa menahan air matanya. dan berkata " Ampunkan Aku Tuhan, Maafkan segala keraguan ku pada mu, aku terlalu obsesi dengan duniaku, hingga tak lagi percaya akan kekuasaan mu ( Air mata tak mampu terbendung pemuda itu menangis terisak isak ) Maaf kan hamba mu ya Tuhan ...
Tuhan menjawab " Sesungguhnya aku tak akan memberikan apa yang kau pinta, tapi aku akan memberikan apa yang kau butuhkan, begitulah cara ku menyayangi mu " 


        Jreng jreng jreng, kembali ke topik awal, dari cerita diatas, kita dapat menyimpulkan bahwa apa yang kita anggap buruk, belum tentu buruk pula, sebab setiap kejadian yang kita alami didunia ini, pasti ada hikmahnya. Allah takkan mungkin tega membiarkan umatnya menderita, ia takkan diam berpangku tangan atas apa yang kita dapati. Jika seandainya pemuda itu tidak bangun telat, maka almarhumlah ia. meski itu hanya sebuah cerita, namun jujur, setelah aku membacanya. sekitar 5 bulan yang lalu, aku sudah tidak pernah lagi memandang buruk atas segala kejadian buruk yang menimpa ku. sebagai contoh.
sekitar sebulan yang lalu, saat aku hendak menservice kereta, aku berusaha bangun pagi agar bisa datang ke tempat service dengan cepat, tujuannya agar kereta ku bisa diservice oleh montir lain, maksudnya bukan langganan montir yg biasa menservice kereta ku, sebab jika service pada langganan montir ku, aku harus memberikannya uang tips 10 rbu, dan karna pada saat itu kantong sedang tidak bersahabat, aku ingin mencari montir lain agar tak perlu mengeluarkan uang tips.
     Nah aku berusaha cepat, bangun pagi pagi, tpi ternyata allah tak merestui kehendak ku, mungkin karna terlalu hitung hitungan, tepat disimpang canang, ban kereta bocor " Bums "
terpaksa mengeluarkan uang 5 rbu. dan ternyata setalah dipasang, ban nya kembali bocor. 5 ribu lagi harus keluar, sebab 2 lubang :( .... lalu aku berkata didalam hati, sial nya hari ini. sampe 2 kali bocor. tpi seketika itu juga aku teringat akan kisah diatas, aku memohon ampun pada allah, sebab terlalu pelit. jika saja aku tidak pergi pagi, pasti ban q takkan bocor dan uang yg seharusnya untuk ban tadi bisa q berikan untuk montir langganan ku, ya allah maafkan aku.
   Dan tak hanya itu, kelang 2 minggu ban kereta q bocor lagi di titi papan, aku tak lagi berfikir buruk saat itu, ku iklaskan saja semuanya, mungkin allah ada maksud lain fikir ku, dan ternya benar..... tak jauh dari  tempat aku menempel ban, sedang ada rajia lalu lintas, dan seandainya ban kereta q tidak bocor, mungkin aku sudah tertangkap, sebab tidak ada SIM. Ya allah, terima kasih sekali fikir ku,
   Maka sejak saat itu, apapun yang terjadi  pada ku, baik atau buruk, aku menerimanya dengan hati yang iklas dan percaya bahwa semua sudah diatur Allah, allah punya rencana lain dibalik kejadian yang diberikkannya.. yah berharap semua akan indah pada akhirnya.

^_^
 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar