Rabu, 16 April 2014

Aku Rapuh, dan terbuang

Assalamau’alaikum warahmatullah…








Ya Allah..
Jikalau tiada jarak yang memisahkan diantara kau dan aku, 
ingin rasanya aku bertemu, bertatap muka dan mengadu seluruh keluh kesah ku.
Hanya Kau yang Maha Mengetahui hati ini…
Aku tidak tahu…
Adakah aku ditipu oleh dunia fana ini…
Biarpun sebanyak mana hatiku menukil madah,
Tidak akan sesekali habis kalimahMu..
Tetap penuh biarpun ditambah gandaan segenap alam…

Aku keliru memilih panduan hidupku sendiri…
Tlah berulang kali aku mencoba berlari, meninggalkan setan yang telah lama menjadi raja di raga ini.
Kenapa sejak akhir-akhir ini aku menjadi semakin buntu…fikiranku bercelaru…aku rasa kehilangan identitas diriku sendiri…
Tak bisa lagi ku mengenali, siapa yang telah merubah ku kini.
Ya Allah aku semakin tewas dengan dunia ini…
terhanyut dalam buaian kenikmatan yang dihidangkan oleh pelayan pelayan neraka mu.
Aku larut dalam mimpi yang mengangkatku tinggi seakan hendak terbang menembus awan.

Aku tidak dapat membedakan yang manakah yang fardhu dan manakh yang harus
Ya Allah manusia tidak mampu memahami diriku…
Hanya Engkau sahaja…
sebab engkau lah yang telah meniupkan ruh kedalam raga ku. memberikan izin untuk ku bernafas.
Ya Allah, aku pasrah…tetapi aku tidak mau tewas pada kelemahanku diriku sendiri…aku memerlukan ilham daripadaMu…
Hatiku membutuhkan sesuatu ya Allah…
Diriku membutuhkan sentuhan mu, Pelukan mu, dan kasih sayang mu.
aku memerlukan ketenangan yang tidak bisa aku peroleh melainkan hanya dengan bersendirian denganMu..
biar apapun yang berlaku, aku masih memerlukan diriMu…

Aku hanyalah hamba mu, laksana musafir yang terombang ambing dilautan pasir.
berharap turun nya hujan membasahi diri. menghanyutkan dahaga yang menyiksa tenggorokkan.
aku sangat memerlukan Engkau ya Allah, lebih daripada sebagai hamba…
sebagai kekasih ya Allah…
aku tidak mampu mengarunginya seorang diri ya Allah…
aku sadar kelemahan, kekhilafan dan kesalahan yang telah kulakukan selama ini..
semua itu membuatku semakin kecil dan kecil dihadapan mu..
Namun apa daya ku, Aku lemah dan tak mampu bertahan. 


Yaa Rabbi...
 kenapa aku gagal menjauhinya ya Allah..
Biarpun sejuta manusia menawarkan diri untuk menolongku atau seumur hidup aku mengadu pada manusia, tidak ada yang dapat membantuku sehebat kuasaMu..
Aku tidak mengerti akan diriku…
Tenggelam punca dalam kesibukan dunia..
Ah, dunia yang fana ini lagi !!
Sukar diriku lari daripada kenyataan..

Ya Allah aku sudah tenggelam punca..
Aku kehilangan arah tuju..
Namun aku akan tetap berusaha mencari cahaya itu..
Cahaya yang Engkau janjikan buat hamba-hambaMu yang beriman…
Namun kudambakan lebih dari itu…
Aku mau menjadi seseorang yang bertaqwa di sisiMu…
Meskipun aku tahu hakekat kehambaan ini…
Aku tidak akan berputus asa untuk mendapatkan cintaMu..
Karena aku tahu sesungguhnya Engkau Maha Penyayang..
Dan setiap ibadahku pasti bermula dengan kalimahMu..
Wahai Rabb yang Maha Pemurah lagi Maha Pengasih…
Aku dahagakan cintaMu ya Allah…
Aku sanggup merengkuh segalanya demi Engkau Tuhan yang Maha Esa…
Engkau bukan permata…
Bukan juga mutiara…
Tetapi Engkaulah yang maha pemilik segala…
Sang pemilik cahaya didalam kegelapan.
Sang penuntun jalan didalam kegundahan.

Engkaulah yang memegang hati-hati ini…
Hati ini menangis kala malam berlabuh…
Hati yang meronta karena terlalu merinduimu…
Hati yang tidak sanggup berjauhan denganMu walau sedetik…, jiwa sekental Bilal bin Rabbah…
Hati ini serasa keseorangan apabila keramaian…
Hati ini baru mengerti maksud Mahabbah kepadaMu…
Hati mahu tiap denyut nadinya hanyalah untukMu…
Setiap titis darah yang mengalir dalam pembuluh, setia menyebut namaMu….
Berusaha untuk tidak mengingkari nikmatMu…
Ya Allah aku mengharapkan cinta semulia Nabi Muhammad, kasih yang tidak berbelah bagi al-khalil Ibrahim, sifat pengasihani Siti Khadijah, rindu sesetia Rabiatul Adawiyah,
Sabar secekal Fatimah, yakin sesuci Asiah, iman seteguh Sumayyah,
Jiwa sekental Bilal bin Rabbah..

Aku benar-benar telah jatuh cinta…
Aku cintakanMu ya Allah..
Jangan Engkaun padamkan api kecintaanku terhadapMu ya Allah…
Malah ku pohon agar Engkau semarakkannya dengan kasihMu dan nurMu…
Aku memerlukanMu dalam tiap detik hidupku…
Aku senantiasa berkehendak kepada cintaMu, rahmatMu dan petunjukMu…
Insyaallah…
Bimbinglah daku selalu ya Allah :( 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar